Spongebob Bersama 13 Program Siaran lain Kena Tegur KPI

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah melayangkan surat teguran yang ditujukan pada 14 program siaran di sejumlah lembaga penyiaran., televise dan radio. 14 program tersebut salah satunya adalah fil kartun The Spongebob Squarepants Movie (GTV).

KPI melayangkan surat teguran tersebut karena menganggap 14 program telah melanggar peraturan pedoaman perilaku penyiaran dan standar program siran (P3-SPS) KPI tahun 2012.

Adapun 14 program yang diberi sangki diantaranya :

Program Siaran Jurnalistik “Borgol” (GTV), Big Movie Family: The Spongebob Squarepants Movie (GTV), Ruqiah (Trans 7), Rahasia Hidup (Antv), Rumah Uya (Trans 7), Obsesi (GTV), Promo film Gundala (TV One), Ragam Perkasa (TV One), DJ Sore (Gen FM), Heits Abis (Trans 7), Headline News (Metro TV), Centhini (Trans TV), Rumpi No Secret (Trans TV), dan Fitri (Antv).

Wakil Ketua KPI pusat Mulyo Hadi Purnomo mengatakan jenis pelanggaran yang sitemukan terkait adanya muatan kekerasan, horor, pemanggilan arwah, konflik pribadi, penayangan identitas pelaku pelecehan seksual, ungkapan kasar bahkan pelecehan stastus kelompok tertentu.

“Kita tidak ingin muatan tersebut mendorong mereka percaya pada kekuatan paranormal, klenik, dan praktik seputarsupranatural,” kata Mulyo yang ditulis kpi.go.id seperti dikutip medcom.id

Pihak KPI sangat menyayangkan penanyangan adegan kekerasan daam disiarkan di luar jam tayang yang diatur Standar Program Siaran (SOS). Katanya siaraan semacam itu mestinya diperuntukkan bagi khalayak dewasa bukan anak dan remaja.

“Perlindungan terhadap kepentingan tumbuh kembanh psikologis dan perilaku anak-anak remake harus dijaga,” ucapnya.

Selain itu, adanya adegan kekerasan, pelecehan terhdap status tertentu dan penayangan identitas wajah pelaku dan korban dalam program acara. Ehingga dianggap melanggar dan tiak sesuai dengan aturan jurnalistik dalam P3-SPS terkait penyamaran identitas.

“Pelecehan terhdp status kelompok tententu pun tidak diperbolehkan apalagi adegan kekerasan fisik,” ungkapnya.

Dengan datanganya teguran tersebut, terjadi pro kontra di kalangan masyarakat. Bahkan pada Senin (16/9) warganet beramai-ramai mengomentari keputusan tersebut. Tak hanya itu, tagar #BubarkanKPI pun sempat menjadi trending topik di media sosial twitter karena sebagian besar warganet tidak setuju dengan keputusan yang diambil KPI.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *