Smiling Depression, Senyum si Penderita Dr3si

Depresi adalah suatu kondisi medis berupa perasaan sedih yang berdampak negatif terhaap pikiran, tindakan, perasaan hingga kesehatan mental pada seseorang atau penderitanya. Sering kali kita sulit untuk merasakan atau melihat ciri-ciri dari depresi itu sendiri. Pasalnya seorang penderita depresi tidak hanya terlihat murung melainkan bisa diekspresikan dengan senyuman atau yang disebut dengan smiling depression.

Smiling depression ini suatu upaya penderita untuk menyembunyikan rasa sedih yang mendalam itu. Lalu bagaimana membedakan senyum natural dengan senyuman orang depresi, berikut tanda-tanda smiling depression yang dilansir sehatq.com.

Kebanyakan orang menilai depresi itu seseorang yang tidak sanggup bangkit untuk menjalani aktivitas sehari-hari, lebih banyak mengurung, dan kepercayaan diri yang hilang. Namun penderita enggan memperlihatkan jika dirinya tengah mengalami depresi sehingga mengambil langkah untuk melakah semiling depression.

Kondisi smiling depression
Seseorang yang begitu ceria ketika bertemu dengan orang lain, bisa saja juga tengah mengalamai depresi. Orang ini tidak mau ada orang lain yang mengetahui bahkan kondisinya sedang tidak baik-baik saja, sehingga melakukan smiling depression. Walaupun terlihat ceria atau tersenyum, kenyataannya orang ini tengah cemas, panik, dan begitu banyak pikiran yang membuatnya stress. Bahkan dampak lainnya seperti insomnia dan muncul keinginan bunuh diri.

Smiling depression picu bunuh diri
Kondisi ini bisa picu seseroang untuk bunuh diri. Pada umumnya, orang yang mengalami depresi parah juga dapat berpikir untuk bunuh diri, tapi tidak memiliki cukup tenaga untuk melakukannya. Namun tetap sangat mengancam dan akan melakukan tindakan untuk benar-benar bunuh diri.

Kondisi ini terkadang bisa lebih berbahaya daripada depresi lainnya. Sebab kondisi smiling depression merupakan salah satu kondisi kejiwaan yang paling mungkin untuk diatasi yakni dengan konsultasi.

Perlu diketahui, pada 2013, menurut data penduduk Indonesia berusia 15 tahun ke atas menunjukkan gejala depresi mencapai 14 juta orang atau 6 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Penderita depresi harus benar-benar diperhatikan, diberi masukan yang baik atau sekedar mendengarkan keluh kesahnya pun cukup membantu si penderita lega.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *