Pasanganmu Sering Ngorok saat Tidur? Coba Ikuti Tips Ini

Siapa yang sering tidur sambil mendengkur atau ngorok? Pastinya semua orang pernah mendengkur ketika tidur. Tapi bagaimana jika anda atau pasangan anda tiap malam ngorok? Pastinya merasa terganggu bukan.

Bukan hanya mempengaruhi kuantitas dan kualitas tidur pasangan, ternyata ngorok pun mengakibatkan masalah kesehatan serius lho. Dilansir dari Every Health selain kurang tidur, merasa lelah sepanjang hari, lekas marah, orang yang sering mengorok juga memiliki 34 persen peluang lebih besar mengalami serangan jantung dan 67 persen lebih rentan terhadap stroke.

Masalah kesehatan lainnya yakni apnea tidur dan penurunan libido. Tidak mau kan terkena serangan jatung dan storke, berikut tips mudah mengatasi ngorok yang dikutip dari hallosehat.com

Ubah posisi tidur
Cara simple pertama yaitu ubah posisi tidur anda atau pasangan yang benar. Karena tidur terlentang atau tengkurap menyebabkan lidah dan daging di sekitar tenggorokan untuk melonggar masuk ke dalam dan menyumbat jalur udara, hingga menyebabkan suara bergetar saat anda tidur.

Jadi anda bisa ubah posisi dari terlentang ke posisi menyamping. Karena hal itu bisa membantu mengatasi dengkuran yang mengganggu tiap malam.

Ganti bantal
Alergen dalam kamar tidur dan di bantal anda dapat memainkan peran terhadap hobi ngorok anda. Tungau debu bisa menumpuk di bantal dan menyebabkan reaksi alegen yang berkaitan dengan mendengkur.

Selain itu, ternyata ada faktor lain yang bisa menyebabkan anda mendengkur yakni tidur bersama hewan peliharaan bisa berpengaruh pada dengkuran anda. Hal itu akibat bulu-bulu yang rontok mungkin terhirup, menyumbat jalur udara, dan menyebabkan iritasi.

Maka cucilah bantal anda setiap dua kali dalam seminggu dang anti dengan bantal lain tiap enam bulan sekali. Pastinya harus rutin membersihkan kamar.

Atur suhu kamar dalam keadaan lembab
Suhu kamar dalam keadaan dingin atau sangat kering ternyata bisa mengakibatkan anda mendengkur. Udara kering akan mengeringkan kondisi tenggorokan dan dinding dalam hidung, menyebabkan hidung mampet. Hidung mampet menyebabkan proses keluar masuknya udara terbatas dan membuat jaringan di sekitarnya bergetar.

Sangga kepala
Anda bisa menyokong posisi kepala sekitar 10 sentimeter lebih tinggi saat tidur untuk menjaga lidah anda tidak terdorong ke belakang dan menghalangi jalur udara, juga dapat membantu membuka saluran pernapasan sedikit lebih lebar.

Namun jangan membuat sanggahan kepala terlalu tinggi karena hal ini juga bisa membuat jalur udara anda terblokir sehingga membuat anda tetap mengorok. Sesuaikan tinggi sanggahan kepala anda dan senyaman mungkin.

Cukupi asupan cairan tubuh
Banyak minum sebelum tidur. Karena sekresi di dalam hidung dan dinding tenggorokan akan menjadi lengket ketika anda tidur dalam keadaan kehausan, dan bisa menyebabkan mendengkur.

Senam otot tenggorokan
Sebelum tidur anda bisa melakukana senam otot tenggorokan terlebih dahulu. Misal lafalkan setiap huruf vocal dengan keras dan ulangi selama tiga menit. Tutup mulut dan kerucutkan mulut tahan selama 30 detik. Dengan mulut terbuka gerakkan rahang bawah ke kanan dan tahan selama 30 detik dan ulangi ke sisi kiri.

Obat antingorok
Jika semua tips di atas tidak juga berhasil, anda bisa konsultasikan kepada dokter THT. Mungkin akan merekomendasikan prosedur medis seperti continuous positive airway pressure (CPAP), operasi bedah untuk melebarkan ukuran saluran napas dengan pengangkatan jaringan atau mengoreksi kelainan, laser assisted uvulopalatoplasty (LAUP), implant platet, atau somnoplasty.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *