Mitos Tentang Kehamilan yang Harus Diluruskan

Indonesia diketahui memiliki banyak budaya dan tradisi yang unik dan juga menarik dari berbagai suku yang ada. Selain budaya atau kebiasaan, masyarakat Indonesia juga terbiasa dengan berbagai mitos ataupun cerita yang belum diketahui kebenarannya. Salah satu mitos yang banyak berkembang di masyarakat adalah mitos tentang kehamilan yang hingga saat ini masih banyak dipercaya. Namun demikian, banyaknya mitos mengenai kehamilan tersebut tidak serta-merta membuatnya layak untuk dipercayai. Pasalnya, dari banyaknya mitos yang berkembang beberapa diantaranya justru salah kaprah.

Mitos sendiri biasanya berkembang atau diceritakan secara turun temurun dan bahkan sudah ada semenjak ber puluh-puluh tahun yang lalu. Sebagian besar orang masih mempercayaiberbagai mitos yang berkembang untuk menghormati orang yang lebih tua. Namun tidak sedikit pula yang saat ini mulai mencari tahu mengenai kebenaran mitos yang berkembang tersebut. nah, pada kesempatan kali ini, kita akan secara khusus mengulas beberapa mitos tentang kehamilan yang salah kaprah dan wajib Anda abaikan.

Ibu Hamil Dilarang Makan Ikan, Nanti Bayinya Amis

Mitos tentang kehamilan yang satu ini mungkin bisa dibilang sebagai mitos yang paling mudah untuk dipatahkan. Seperti yang diketahui, ikan merupakan bahan makanan yang memiliki kadar protein tinggi yang sangat baik untuk dikonsumsi siapapun termasuk ibu hamil. Terlebih lagi ikan memiliki kandungan zat besi dan seng yang cukup banyak yang bisa membantu pertumbuhan dan perkembangan janin. Tidak hanya itu saja, kandungan omgea-3 yang ada dalam ikan juga sangat bermanfaat jika dikonsumsi ibu hamil untuk membantu perkembangan otak janin. Sehingga, jika Anda menghindari ikan semasa kehamilan Anda akan mengalami kerugian dengan kehilangan berbagai kandungan bermanfaat tersebut.

Ibu Hamil Harus Sering Minum Air Kelapa

Ada sebuah mitos tentang kehamilan yang menyatakan jika ibu hamil harus sering minum air kelapa agar saat persalinan berjalan lancar. Tidak hanya itu saja, dengan sering meminum ai kelapa bayi yang ada didalam kandungan ketika lahir nanti juga akan berkulit bersih. Padahal berdasakan fakta yang ada, air kelapa tidak memiliki pengaruh pada proses persalinan dan warna kulit dari bayi yang ada di dalam kandungan. Namun demikian, air kelapa sendiri memang memiliki beragam manfaat bagi ibu hamil karena berbagai kandungan zat yang dimilikinya. Air kelapa memiliki kadar elektrolit yang tinggi dan juga kandungan zat lain seperti klorida, kalium, dan magnesium, serta mengandung sangat sedikit gula, natrium, dan protein. Dari beberapa kandungan tersebut, meminum air kelapa saat hamil memiliki manfaat sebagai pencegah dehidrasi bagi ibu hamil serta mengurangi kelelahan.

Ibu Hamil Dilarang Berhubungan Intim

Satu lagi mitos tentang kehamilan yang mungkin banyak dipertanyakan kebenaranya oleh banyak ibu hamil. Di mana, mitos tersebut mengatakan jika ibu hamil dilarang untuk berhubungan badan dengan suami.  Mitos ini tidak sepenuhnya benar, pasalnya ibu hamil yang sehat dan kondisi kandungannya normal masih diperbolehkan untuk melakukan hubungan intim. Bahkan, menurut beberapa sumber mengatakan jika berhubungan intim secara teratur bisa menghindarkan resiko kelahiran prematur pada bayi.

Nah, itulah tadi beberapa mitos tentang kehamilan yang sebenarnya kurang tepat untuk diikuti dan bisa Anda abaikan. Tidak ada salahnya Anda mengetahui mengenai berbagai mitos yang berkembang di masyarakat. Namun ada baiknya jika pengetahuan tersebut Anda jadikan sebagai cara Anda untuk mencari tahu mengenai fakta yang sebenarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *