Lebih Sehat dan Bahagia di 2018

Menjadi lebih sehat merupakan keinginan setiap individu, secara khusus sehat memang merujuk ke keadaan kondisi secara fisik yang baik. tetapi sehat secara lebih luas sesungguhnya merupakan sehat secara rohani, yakni sehat dalam cara berfikir, sehat dalam menerima sesuatu yang sudah menjadi suratan atau takdir kita. Terkadang kita sudah berusaha sebisa mungkin untuk merubah sesuatu, tetapi pada akhirnya tetap kita harus menerimanya dengan ikhlas, secara apa adanya.

Memang untuk sebagian orang sehat secara fisik merupakan hal utama. tetapi orang yang sakit tetapi sangat sehat (dalam menerima keadaan, dalam cara berfikir yang senantiasa positif, dan sehat dalam memiliki harapan untuk terus dapat bermanfaat untuk orang lain) pun masih banyak kita jumpai, bahkan kita seharusnya dapat menjadi sehat dalam artian tersebut. itulah artian sehat dalam tingkatan yang lebih lanjut dan lebih baik.

Dari jiwa yang sehat lah maka kesehatan fisik pun biasanya mengikuti, karena keadaan kita yang jauh dari stres dan beban pikiran membuat jantung kita berdetak lebih stabil dan tubuh kita senantiasa dipenuhi hormon endorphin (hormon yang diproduksi ketika individu merasa bahagia) walaupun tetap kita harus menjaga makanan yang kita konsumsi. Tetapi asalkan bahagia, dipastikan tubuh kita pun pasti lebih fit dan daya tahan tubuh lebih terjaga.

Pada intinya, kita hrus lebih menerima apapun yang terjadi pada hidup kita, merasa bersyukur untuk semua hal yang kita dapatkan, memiliki keinginan dan berusaha untuk mendapatkannya tidak lah salah, dan memang harus seperti itu, tapi cukuplah kita berjuang semampu kita, dan serahkan sisanya kepada Tuhan kita, jangan menjadi buta dan terbunuh dengan keinginan dan ambisi kita sampai mengorbankan kesehatan dan waktu untuk keluarga kita.

2 thoughts on “Lebih Sehat dan Bahagia di 2018

    • February 5, 2018 at 4:40 am
      Permalink

      Hi Rani, tipsnya adalah dengan berserah diri, percaya bahwa semua yang ada di dunia ini sudah di jamin oleh Allah s.w.t sehingga kita tidak perlu takut lagi atau risau lagi akan hal apapaun, hanya saja, yang belum di jamin adalah akhirat, maka kita harus lebih mempersiapkan akhirat utk kebahahagiaan yang sesungguhnya kelak.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *