Bahaya Kecanduan Gadget, Cek Sekarang Apa Anda juga Termasuk Pecandu Gadget atau Bukan

Zaman sudah modern akibat perkembangan teknologi yang semakin canggih. Gadget, salah satu hasil dari teknologi tersebut. Karena hanya dengan gadget semua informasi secara global sudah dalam genggaman. Sehingga hampir semua orang bahkan anak-anak akan membawa gadget itu kemana pun dan dimana pun baik untuk membaca, menonton, browsing, hingga bertransaksi.

Namun siapa sangka, teknologi yang memudahkan manusia ini ternyata menyimpan bahaya terhadap kesehatan ubuh, terlebih pada anak-anak generassi bangsa. Sindrom kecanduan gadget atau nomofobia yang berasal dari istilah no-mobile-phone-phobia. Sindrom ini akan menyerang banyak orang dari berbagai kalangan dan usia. Namun dampak yang paling banyak adalah anak-anak milenial sebagai pelaku paling konsumtif dan tidak bisa jauh dari gadget.

Adapun gejala kecanduan gadget diataranya

  1. Bangun tidur langsung membuka ponsel dan tidur dekat dengan ponsel
  2. Tidak bisa melewati hari tanpa menggunakan gadget
  3. Merasa cemas yang luar biasa ketika baterai ponsel habis
  4. Selalu ingin mengecek ponsel tiap 5 menit sekali
  5. Selalu menggenggam gadgetmu ketika makan, berjalan, main, hingga ke toilet.

Jika 3 dari 5 poin gejala di atas dialami, artinya keadaan saat ini menggambarkan anda sudah mengalami kecanduan sindrom nomofobia.

Selain itu, berikut bahaya atau dampak kecanduan gadget pada kesehatan tubuh

Gangguan Mata

Bagi orang yang kecanduan gadget, sudah dipastikan hidup atau rutinitasnya tidak akan jauh-jauh dari smartphone. Bahkan porsi menatap ponsel lebih tinggi dibanding istirahat. Sehingga mata yang sering digunanakan untuk menatap layar gadget akan menjadi kering dan timbul rasa panas. Jika dibiarkan mata bisa lelah, terasa tidak nyaman, merah, dan timbul gangguan penglihatan seperti kabur, minus mata bertambah, dan lain sebagainya.

Mengganggu Pola Tidur

Anak-anak dan orang dewasa yang telah kecanduan gadget secara drastis, pola tidur pelakunya akan berubah. Tidur terlalu larut karena keasikan main gadget. Susah berhenti karena sudah ketagihan dan imsomnia. Ketika kecanduan ini sudah mengganggu pola tidur maka berbagai penyakit dan gangguan kesehatan mudah menyerang tubuh.

Postur Tubuh jadi Bungkuk

Secara sadar atau tidak, pecandu gadget ini sering menundukkan leher ketika fokus pada ponselnya. Ketika leher condong ke depan dan menuntuk maka beban leher dan tulang belakang jadi bertambah besar karena harus menopang beban kepala. Sehingga bisa menyebabkan leher dan punggung anda terasa nyeri. Ketika hal ini dibiarkan terlalu lama maka akan berdampak pada perubahan postur tubuh dan berubah menjadi bungkuk.

Kurang Bersosialisasi

Tentunya karena asik dengan gadgetnya, perlahan pelakunya akan menghindari kegiatan sosialisasi. Hal ini sudah terbukti ketika berkumpul dengan keluarga, teman, atau sanak saudara sibuk dengan kegiatan masing-masing di ponselnya. Padahal sebelum bertemu asik saling chating namun ketika bertemu semua sirna dan kembali ke ponselnya. Maka tidak heran ketika ada istilah gadget mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat.

Hal ini harus menjadi perhatian orang tua, karena dunia anak-anak lebih asik bertemu bermain bersama teman, bukan asik bermain game di ponsel. Walaupun tidak ada larangan untuk menggunakan ponsel namun orang tua harus bisa mengatur porsinya.

Mengganggu studi

Informasi dalam ganggaman ini memang betul adanya, karena dengan gadget semua yang dibutuhkan ada di sana. Baik untuk membaca buku, nonton film, soal pekerjaan dan lainnya. Namun tentunya bagi yang memiliki sindrom nomofobia ini akan lebih banyak melakukan hal ynag kurang bermanfaat. Sehingga studinya akan terganggu karena kurang berkonsentrasi saat belajar di sekolah maupun di rumah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *